Sektor Perikanan Dan Kelautan

Berdasarkan laporan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sorong, Jumlah Nelayan di Kabupaten sorong pada tahun 2015 dan tahun 2016 digambarkan dalam grafik  berikut:

Jika dilihat pada grafik diatas, terlihat bahwa tahun 2016, jumlah nelayan tradision,  jumlah nelayan Sembilan utama dan jumlah nelayan industri  menunjukan peningkatan jumlah nelayan.

 

ARMADA PERIKANAN

Armada perikanan di Kabupaten Sorong meliputi perahu tanpa motor, perahu dengan motor tempel, perahu mesin katinting, Kapal >2-5 GT,  Kapal 5-10 GT dan Kapal 10-20 GT, Kapal  20-30 GT, kapal 30-50 GT, serta kapal 50-100 GT.  Masing-masing armada memiliki jumlah yang berbeda-beda yang dapat di lihat pada tabel  berikut:

 

 

 

 

ALAT TANGKAP PERIKANAN

Pancing ulur, Gil net, Bagan perahu, Bagan rakit, Pancing tonda, Tramel net, Pole and line, Rumpon, Sero dan lain-lain merupakan alat tangkap perikanan. Untuk lebih jelas, dapat dilihat pada tabel berikut:

Dengan memperhatikan tabel diatas, terlihat bahwa jumlah alat tangkap gill nett yang  paling banyak di miliki oleh nelayan yaitu 1218 unit dan  tramel net  sebanyak 1065 unit. Sebaliknya alat tangkap sero dan bagan rakit memiliki jumlah yang sangat  sedikit dimiliki oleh nelayan.

Berikut, produksi perikanan Tangkap Kabupaten Sorong Tahun 2016 seperti tampak pada grafik dibawah ini:

 

Grafik diatas menunjukan, jumlah produksi ikan teri  lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya. Berikut ikan cakalang atau tongkol juga memiliki jumlah produksi yang tinggi.

Produksi Perikanan Tangkap Sumber Demersal Tahun 2016 seperti dalam grafik berikut:

 

Grafik diatas menunjukan jumlah produksi ikan bubara  lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan demersal  lainnya.  Sedangkan ikan layur, dan ikan bawal memiliki jumlah produksi yang yang paling sedikit dibandingkan dengan ikan lainnya.       

Produksi Perikanan Tangkap Sumber Lainnya Tahun 2016 seperti dalam grafik berikut:

Grafik diatas menunjukan, jumlah produksi udang lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya. Sedangkan taripang basah memiliki jumlah produksi dibawah jumlah produkasi kepiting dan lobster.

Berikut Total Produksi Perikanan Tangkap ( Sumber Pelagis, Sumber Demersal dan Sumber Lainnya)  Tahun 2016 seperti pada grafik dibawah ini:

 

Jika dilihat pada grafik di atas, tahun 2016 , produksi perikanan sumber pelagis ( Ikan Teri, Layang, Selar, Tenggiri, selar dan cakalang). Menunjukan jumlah produksi yang tinggi, dan diikuti oleh Produksi sumber demersal lainnya dan sumber lainnya.